EHN Personal Thought · Family · Health · Insurance · Pic Story · Syiar · Takaful · Travel · Uncategorized

erwin-noekman.com is a personal website of Erwin Noekman — containing his personal thoughts, views, opinions and knowledge. He can be reached at ehn.rumah.hijau@gmail.com 

Anything contained herewith is not related nor represented to any organisation nor company. Hope you’ll find it useful

erwin-noekman.com adalah situs pribadi milik Erwin Noekman — yang berisikan pendapat, pandangan, opini pribadi serta pengetahuan. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi ehn.rumah.hijau@gmail.com

Semua materi yang ada di situs ini tidak mewakili atau mendukung organisasi atau perusahaan manapun. Semoga bermanfaat!

EHN Personal Thought

Hari Asuransi Syariah Indonesia

Tanggal 25 Agustus 1994 merupakan tonggak sejarah beroperasinya perusahaan asuransi syariah pertama di Indonesia. Sebelumnya, pada tanggal 5 Mei 1994, PT Asuransi Takaful Kerluarga didirikan dan merupakan  perusahaan asuransi syariah pertama kali di Indonesia. Mundur kembali, 24 Februari 1994, PT Syarikat Takaful Indonesia didirikan sebagai perusahaan perintis pengembangan asuransi syariah di Indonesia.

Saya secara pribadi melihat bahwa tanggal 25 Agustus, akan terlalu sempit apabila dilihat hanya sebagai peringatan (milad) bagi sebuah perusahaan. Lebih jauh, kita harus memandang 25 Agustus ini adalah sebagai peringatan hari lahirnya asuransi syariah di Indonesia.  Sehingga seyogyanya, setiap tanggal ini merupakan hari kita bersama.

27 tahun keberadaan asuransi syariah Indonesia, ditandai dengan dinamika dan berbagai pasang surut yang turut mewarnainya. Di awali dari 1, lalu 2, dan seterusnya hingga saat ini terdapat 59 entitas, baik yang beroperasi secara penuh (full-fledged) maupun yang masih berbentuk Unit Syariah dari perusahaan asuransi.

Inspirasi keberadaan Takaful Keluarga sebagai pelopor asuransi syariah di tanah air, menjadi contoh dan ditiru oleh entitas-entitas berikutnya. Bahkan, sumber daya insani yang banyak beredar di industri, sebagian merupakan alumni dari perusahaan ini.

Ke depan, saya secara pribadi, mengharapkan dan turut mendoakan, semoga Asuransi Takaful Keluarga semakin dapat memberikan manfaat bagi ummat dalam bentuk penyediaan jasa perlindungan asuransi syariah yang handal, profesional dan terpercaya.  

Teriring doa semoga perusahaan dan seluruh karyawan beserta keluarga besarnya, diberikan kekuatan dan kemampuan dalam menghadapi tantangan dan perkembangan zaman.

Barakallah

Selamat Hari Asuransi Syariah Indonesia

EHN Personal Thought

#opentowork

Pagi ini saya cukup tergelitik untuk menulis. Mungkin ini sebagai reaksi saya melihat meme salah seorang pesepakbola terbaik dunia. Di meme tersebut, beliau dengan jersey tim nasionalnya, dibubuhkan dengan hashtag #opentowork.

Lionel Andrés Messi is #opentowork.

Messi adalah salah seorang pesebakbola terbaik. Beliau yang berasal dari Argentina di Amerika Selatan, kerap disandingkan dengan Cristiano Ronaldo yang berasal dari Portugal (Eropa Barat).

Perbedaan dan keunikan serta latar belakang di antara keduanya selalu menjadi bahan perbincangan sejak keduanya berjumpa di lapangan hijau di tahun 2008. Messi kala itu baru berusia 20 tahun dan Ronaldo berusia 23 tahun.

Walau bentuknya meme, namun saya membayangkan apakah seorang tokoh papan atas seperti Messi, sesungguhnya “mudah” untuk mendapatkan pekerjaan baru?

Messi disebut “terpaksa” meninggalkan klub-nya karena kondisi finansial klub yang tidak akan mampu membayari gajinya yang “waw”.

Apakah faktor “overpaid”?

Apakah faktor penurunan utilitas, kontribusi dan atribusi dari “karyawan” bisa mempengaruhi penilaian “perusahaan”?

Nah, disini perlu menjadi renungan buat kita semua — termasuk bagi diri saya sendiri.

Kalau selama ini, stigma yang ada sebagai seorang karyawan, semakin lama bekerja di sebuah perusahaan, maka “secara otomatis” gaji yang diterimanya juga akan terus bertambah. Pun demikian dengan fasilitas yang akan menyertainya.

Namun, fenomena Messi di atas, mungkin bisa merubah mindset dari perusahaan. Pemberian gaji yang semakin besar, hingga mencapai satu titik yang tidak mungkin menanjak lagi, malah berujung berakhirnya kesepakatan kerja.

Ekspektasi seorang karyawan tentunya menerima gaji yang terus bertambah, promosi jabatan, kemudahan fasilitas, dan sejenisnya — yang notabene — menjadi sebuah self-actualisation bagi yang bersangkutan.

Namun, di sisi lain, ketika kemampuan finansial perusahaan dipertaruhkan. Kelar semua. You-and-me END.

Di pagi hari di akhir pekan ini, barangkali tidak ada salahnya kita merenungi apa yang menimpa Messi. Seorang key person menjadi #opentowork.

Apakah dalam waktu singkat, akan ada tempat berlabuh lagi bagi Messi (baca: karyawan)?

Apakah Messi (baca: karyawan) akan akan mendapatkan gaji, fasilitas, jabatan sesuai yang diharapkannya?

Wallahu a’lam –

So, bagi yang masih bekerja… Terus tingkatkan kontribusi dan atribusi bagi perusahaan. Jangan menunggu perusahaan menjadi besar, tapi jadikan perusahaan besar dengan keberadaan kita di dalamnya.

Happy weekend!

Stay safe, stay healthy!

Jakarta, 07 Agustus 2021

# catatan dan disclaimer:

Penulis sesungguhnya bukanlah penggemar dari kedua nama pesepakbola yang disebutkan. Penulis pun bukan penggenar dari tim nasional kedua pemain tersebut. Penulis juga bukan penggemar dari klub-klub dimana mereka meraih nama besar.