Travel

Kunker

image

(Contoh Visa on Arrival)

Mari, mari…
Murah! Murah!
Satu, dua, tiga, empat, ……. sepuluh
Murah! Murah!

Sejenak saya berpikir ada di Pasar Tanah Abang. Padahal saat itu saya sedang berjalan menelusuri pasar di kota Istanbul.

Bisa-bisanya nich orang Turkey berbahasa Indonesia. Edannya lagi bisa-bisanya dia mengenali saya sebagai orang Indonesia.

Terlepas dari kekaguman saya atas kemampuan (dasar) pedagang berbahasa asing (termasuk bahasa Indonesia) saya meyakini bahwa banyak turis asal Indonesia yang menyempatkan diri mampir ke pasar tradisional ini.

Saya sendiri bukan tipikal pembelanja yang mampir dan membeli segala sesuatu buat sendiri atau kerabat. Mungkin sudah kebiasaan dan sadar diri bahwa perjalanan saya merupakan bagian dari dinas kantor. Jadinya, saya merasa sah-sah saja kalau kembali ke tanah air dengan tangan hampa… * ngelesdotkom 😛

EHN Personal Thought · Travel

Scotland – the Referendum

Today, 18th September 2014, people of Scotland will vote for their future, whether they stay with United Kingdom or become an independent state.

What ever the result, wish for the best for Scott and the rest of the world.

I personally love and enjoy Scotland. I always friends and colleague, Indonesia’s motorway (Tol Cipularang) for me, is quite similar to M6. The highland, Loch Ness, Ben Nevis, Edinburgh castle, Celts, bagpipe, Tartan, all remains in my wonderful memories.

Hope some day, I can be there again.

EHN Personal Thought · Family · Travel

When we stand as a family, we can achieve great things

Unit Usaha Takaful melaksanakan dharmawisata bersama-sama sepanjang akhir pekan di akhir bulan Agustus lalu. Tujuan yang diambil guna melepaskan kepenatan adalah daerah Ciwideuy, Jawa Barat.

Sejak pagi hari Sabtu, seluruh peserta berkumpul di “kantor pusat” di kawasan Menteng. Dengan menggunakan bus besar (coach) berkapasitas 43 kursi, 31 peserta menikmati perjalanan dengan suka cita.

Di hari pertama, peserta menuju kawasan wisata Situ Patenggang. Dalam perjalanan, guna menambah semangat, panitia menyediakan doorprize bagi peserta yang beruntung.

Tepat siang hari, peserta berhenti sejenak untuk ishoma di sebuah resto di daerah Ciwideuy. Suasana yang sejuk, menambah semangat makan para peserta.

Di Situ Patenggang, peserta menikmati suasana alam berupa situ (danau). Beberapa peserta memilih berwisata air menggunakan perahu bebek. Sebagian lainnya berkeliling danau menggunakan perahu motor menuju Batu Cinta.

Menjelang petang, peserta menuju penginapan di kawasan perkebunan, Rancabali. Total 5 buah cottage disediakan bagi seluruh peserta. Cottage yang terbuat dari kayu dan berbentuk rumah panggung, memberikan nilai lebih di kawasan yang dingin ini.

Sebuah catatan bagi calon pengunjung ke lokasi ini, dibutuhkan baju hangat dan kaos kaki guna meredam suhu dingin. Bahkan menjelang pukul 03:00 pagi, suhu bisa turun hingga 4°C. Jadi tidak usah sungkan membawa jaket tebal.

Untuk menambah keakraban, seluruh peserta mengikuti acara ramah-tamah di malam hari, kembali diiringi pembagian doorprize. Beberapa biduan dan biduanita dadakan turut menyumbang suara. Bahkan, sang chief turut mengumandangkan lagu legendaris karya Gerry and The Pacemaker ♫ You’ll Never Walk Alone ♫

Hari kedua dibuka dengan shalat Fajr (Shubuh) berjamaáh di masing-masing vila. Dilanjutkan tea walk, bermain futsal, dan sarapan pagi.

Selanjutnya rombongan berangkat menuju kawasan wisata Kawah Putih. Tiba di site, peserta turun dari bus dan berganti ke kendaraan kecil. Di kawal voorijder, rombongan tiba di gerbang kawah dengan lancar.

Menikmati suasana kawah yang bernuansa cyan muda, rombongan berfoto bersama. Bagi anda yang ingin menikmati keindahan kawah, di sarankan, tidak lebih dari 15 menit, karena dikhawatirkan bisa mengganggu organ pernafasan akibat pengaruh belerang dan zat kimiawi dari kawah yang masih aktif ini.

Menjelang siang, peserta kembali ke meeting point dan turun kembali. Langsung ke tempat makan dan ishoma. Setelahnya, peserta kembali melanjutkan perjalanan ke Jakarta.

Setelah berhenti sejenak di KM 97, rombongan tiba kembali di kawasan Menteng tepat pukul 18:35. Alhamdulillaahirabbil áálamiin semua lancar dan kembali tanpa kurang satu apapun.

Satu yang terpenting adalah, semua peserta sejak berangkat, sepanjang perjalanan, selama aktifitas dan perjalanan pulang, menunjukkan wajah ceria dan penuh senyum. All smiling faces, priceless!

Sungguh senang dan menyenangkan melihat wajah-wajah penuh senyuman.

Indonesia Jaya!
Jasindo Maju!
UUT Barokah!

Ámiin ~

IMG_3166.JPG

IMG_3168.JPG

IMG_3167.JPG

IMG_3165.JPG