Memaknai Hijrah

Hijrah artinya pindah. Pindah dalam artian fisik maupun hati dan pikiran.

Tujuannya adalah berpindah dari suatu tempat ke tempat untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik lagi. Berpindah dari suatu keadaan ke keadaan lain untuk mendapatkan yang lebih baik lagi.

Dalam al Qur’an, dikisahkan beberapa success story tentang hijrah. Mulai dari manusia pertama Nabi Adam alaihisalaam hingga sang Rasul penutup para nabi, Muhammad shalallahu alaihi wassalam.

Kisah hijrah Nabi Adam dan Siti Hawa, masing-masing pindah dari tempat mendaratnya di Bumi, berkeliling dunia untuk saling mencari satu sama lain, sampai akhirnya berjumpa di Jabal Rahmah dan memulai kehidupan baru di alam dunia.

Nabi Nuh juga berhijrah dengan perahunya, guna menyelamatkan peradaban manusia dari banjir besar.

Selanjutnya, kisah Nabi Musa yang juga dihijrahkan ibunya demi menyelamatkan nyawanya ketika masih bayi.

Lalu ada juga kisah Nabi Ibrahim yang hijrah dari pemikiran dan kebiasaan setempatnya, termasuk dari Ayahnya sendiri.

Meneladani sikap nabi Muhammad s.a.w. yang berhijrah dari tempat kelahirannya, kota Mekkah, ke kota Madinah al Munawarah.

Tindakan yang dilakukan beliau, bukan sebuah tindakan pengecut, takut atau kalah. Melainkan jauh dari itu, merupakan sebuah tindakan strategis dengan visi dan misi yang jelas dan terukur. Tujuannya jelas sebagai solusi bagi kebaikan yang lebih besar lagi demi kemajuan bersama ke depannya.

Sekali lagi, bukan karena takut atau kalah, justru dengan hijrah, nabi Muhammad menunjukkan kemenangan. Sebuah kemenangan atas kezhaliman. Kemenangan melawan kebathilan. Kemenangan atas kegelapan (jahiliyah). Kemenangan atas orang-orang yang sudah gelap mata hatinya.

Di tulisan ini, al faqir mengingatkan diri sendiri untuk berhijrah. Mengingatkan diri sendiri untuk meninggalkan kegelapan. Meninggalkan gelap menuju yang terang. Meninggalkan yang gharar. Meninggalkan yang syubhat. Meninggalkan yang ribawi.

Siap tanggalkan (yang katanya) kenyamanan. Siap tanggalkan (yang katanya) jabatan. Siap tanggalkan (yang katanya) kehormatan.

Insya Allah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s