Manusia merasa lebih malu di hadapan manusia lainnya ketimbang di hadapan Tuhannya

Kisah singkat tentang Thawus al-Yamani yang kala itu menetap di kota Makkah.

Suatu ketika ia dirayu oleh seorang perempuan nakal. Perempuan ini tidak henti-hentinya menggoda Thawus. Segala daya upaya, godaan, rayuan dilakukan oleh perempuan ini.

Perempuan ini pun, terus mengikuti kemana Thawus pergi. Hingga akhirnya keduanya tiba di depan Masjid al-Haram yang dipenuhi kerumuman orang.

Thawus pun berkata kepada perempuan itu, “Lakukanlah apa yang kamu inginkan dariku!”

Perempuan itu pun menjawab,”Bagaimana mungkin, di sini banyak orang yang melihat kita.”

Sejurus kemudian, Thawus pun berkata, “Seharusnya kamu lebih malu dilihat oleh Allah.”

Seketika itu pula, perempuan itu langsung bertobat dan bersungguh-sungguh memohon ampunan kepada Allah azza wa jalla.

Ia menyadari bahwa tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi di hadapan Allah, sekalipun perkara ghaib.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s