The Art of “Rejeki”

The Art of “Rejeki”

 
Begitu banyak warteg di pinggir jalan, semuanya berjualan – notabene makanan yang sama. 

Kalo ngandelin teori marketing kotler atau teori management porter, ngga bakalan dech tuch para pedagang idup… Gile betwai banget ngomongnya… 

Tapi faktanya…. Semuanya tetap hidup, tetap ber”kompetisi” tetap berjualan… Tetap survive… 

Seorang kyai ternama pernah mengatakan…

Gajah aja yang ngga sekolah, badannya gede-gede… 

Tul juga sich! 

Seorang capres dulu juga pernah bilang… 
Penghasilan seorang Doktor (baca: orang berpendidikan tinggiiiiiii….) yg mengajar di sebuah Perguruan Tinggi, ternyata lebih rendah penghasilannya daripada penghasilan seorang petugas Keamanan (baca: orang berpendidikan seadanya alias ngga lulus SMP….) Yang bekerja di sebuah perusahaan asing di Kalimantan (langsung aja sebut… Di oil + gas gitu loh….) 

Kalo ngga salah kutip, itu yg disebut oleh beliau sbg ketidakadilan pendapatan (?)…. 

Faktanya… Betul banget… 

Bahkan sebuah IKLAN ROKOK berani mengajukan pertanyaan… 
PILIH MANA? 
Kerja (tapi ngga kuliah) 
Atau 
Kuliah (tapi ngga dapet kerja) 

Nah loh… Kalo udah begitu…. 
Kan kita juga bingun musti milih mana? 

 
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s